Senin, 14 November 2011

Bagaimana Asam Sulfur Memengaruhi Anda

            Kebanyakan cairan di ukur dengan ukuran pint, quart, galon atau barel. Kita biasanya bicara satu quart anggur, galon susu dan barel molas. Saat semburan minyak baru ditemukan, kita bicara tentang output barel per harinya. Namun demikian, ada satu cairan yang dihasilkan dan dipakai dalam jumlah yang banyak tetapi unit ukurannya memanfaatkan ukuran ton. Cairan ini adalah asam sulfur.
            Hal ini melibatkan anda dalam kehidupan sehari-hari dalam cara yang bermacam-macam. Jika bukan karena asam sulfur, mobil anda akan berhenti, dan anda akan kembali menggunakan "Dobbin tua" dan andong karena asam sulfur digunakan dalam minyak tanah dan bensin. Lampu listrik yang menerangi kantor anda, yang bersinar diatas meja makan malam anda, yang menunjukkan jalan ke kamar tidur saat malam hari, tidak akan bisa bekerja tanpa asam sulfur.
          Saat anda bangun pagi dan menghidupkan air untuk mandi, anda menggunakan kran berbahan nikel, yang memerlukan asam sulfur dalam pembuatannya. Asam sulfur juga diperlukan dalam penyelesaian bak mandi beremail. Sabun yang anda pakai kemungkinan terbuat dari lemak dan minyak yang dicampur dengan asam...Handuk anda telah terbiasa dengannya sebelum anda terbiasa dengan handuk anda. Bulu pada sikat Anda memerlukannya, dan sisir plastik tidak mungkin diproduksi tanpa memanfaatkannya. Dan tidak diragukan lagi, alat pencukur anda telah dibasuh didalamnya setelah dikuatkan.
          Anda mengenakan pakaian dalam anda; anda mengancingkan pakaian luar anda. Tempat duduk distadion, pabrik kain celup sendiri menggunakannya. Pembuat kancing kemungkinan mendapati asam diperlukan untuk menyelesaiakan kancing anda. Penyamak kulit mempergunakan asam sulfur dalam pembuatan kulit pada sepatu anda, dan asam sulfur juga kita gunakan saat kita ingin menyemir sepatu-sepatu tersebut.
Anda sedang sarapan, cangkir dan lepekan, andai saja keduanya tidak lebih dari sekedar benda putih yang datar, tidak akan ada tanpanya. Cairan ini digunakan untuk menghasilkan lapisan dan warna ornamental lainnya. Sendok, pisau, dan garpu dilapisi asam sulfur, jika benda-benda itu terbuat dari perak.
Gandum yang menjadi bahan pembuatan roti dan kadet kemungkinan besar membesar karena pemakaian asam fosfat, yang pembuatannya memanfaatkan asam ini. Jika ada kue soba dan sirup, sirupnya memerlukan asam ini.
Dan begitulah seharian, asam sulfur memengaruhi kehidupan anda. Pergilah sesuka anda, anda tidak bias lepas dari pengaruhnya. Jadi sepertinya mustahil bahwa asam ini, begitu penting bagi umat manusia, secara total tidak dikenal di kebanyakan orang. Tetapi itulah masalahnya.

0 komentar:

Posting Komentar